ASN SAMPAI TANGGAL 21 APRIL 2020 MELANJUTKAN WFH ( BEKERJA DIRUMAH )

PENYAMPAIN SURAT EDARAN MENTERI AGAMA NOMOR : SE 5 TAHUN 2020

MRANGGEN 28 MARET 2020
info lebih lengkap dibawah ini :

MRANGGEN 28 MARET 2020 : PENGADUAN WALI MURID TERHADAP MADRASAH IBAIKAN INTRUKSI PEMERINTAH

UNTUK EDARAN LEBIH LENGKAPNYA DI BAWAH INI :

Edaran dan Instruksi dalam 28 Maret 2020 M Masa Darurat Penyebaran Virus Covid-19 LP MA`ARIF JAWA TENGAH

Bagaimana mengembangkan e-learning di sekolah? Inilah pertanyaan mendasar yang menjadi pokok permasalahan dalam tulisan ini. Untuk menjawabnya maka tulisan ini akan dibagi menjadi tiga bagian yaitu : Perangkat apa saja yang diperlukan untuk membangun e-learning di sekolah ?, Bagaimana model e-learning di sekolah ?, dan Apa keuntungan e-learning di sekolah? Perangkat Membangun e-learning di sekolah Perangkat yang diperlukan untuk membangun e-learning di sekolah antara lain : Infrastruktur Infrastruktur untuk membangun e-learning di sekolah meliputi : 1. Server Server adalah komputer khusus yang bertugas melayani aplikasi-aplikasi jaringan. Tingkat kebutuhan spesifikasi server sangat beragam dan tergantung pada fungsi server dan sistem operasi yang terpasang. 2. Client Server Client Server adalah komputer yang memanfaatkan layanan dari server. Sistem operasi jaringan Client Server memungkinkan untuk mensentralisasi fungsi dan aplikasi kepada satu atau dua dedicated file server. Sebuah File server menjadi jantung dari keseluruhan sistem, memungkinkan untuk mengakses sumber daya dan menyediakan keamanan. Linux, Novel Netware, dan Windows NT adalah contoh model sistem operasi jaringan Client Server. UTP 3. Kabel twisted pair dapat dibagi menjadi dua macam yaitu shielded yang memiliki selubung pembungkus dan unshielded yang tidak mempunyai selubung pembungkus. Konsentrator Konsentrator adalah perangkat yang digunakan untuk memperluas dan menambah jumlah komputer dalam sebuah jaringan. Konsentrator terdiri dari dua jenis yaitu hub dan switch. Perbedaan keduanya pada kemampuan transfer data. Pada hub kecepatan transfer data adalah 6,25 Kbps sedangkan pada switch kecepatan transfer data adalah 100 Kbps. 4. Modem singkatan dari Modulator Demodulator yang berfungsi untuk mengkonversikan data digital ke data analog dari komputer pengguna ke komputer server melalui jalur telepon dan sebaliknya. Setting LAN Cara yang paling efektif dan efesien untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lain atau menghubungkan sejumlah komputer ke internet adalah dengan membangun jaringan lokal (local area network/LAN). Dengan adanya jaringan maka hanya diperlukan satu sambungan saja ke internet yang bisa dipergunakan secara bersama-sama oleh komputer yang tergabung dalam jaringan tersebut. Sharing Internet. Agar semua computer client dapat terkoneksi dengan internet, maka koneksi internet di server harus di sharing ke dalam jaringan LAN. Trouble shooting Jaringan Jika koneksi antar komputer terputus maka kita harus mengecek penyebab putusnya koneksi tersebut. Adapun langkah-langkah pengecekan sebagai berikut : 1. Periksa Swicth menyala atau tidak 2. Periksa kabel UTP terlepas atau tidak 3. Periksa IP Address komputer tersebut sudah benar atau belum.Klik kanan pada ikon LAN kemudian klik Disable kemudian ganti dengan Enable

Cara Membangun E-Learning di Madrasah

HIMBAUAN PENTING Menghadapi saudara-saudara kita yang mudik ke Demak dari daerah lain maka diminta : Pemudik wajib melapor kepada RT/ RW setempat untuk diteruskan kepada kepala desa dan bidan desa setempat. Berdasarkan laporan tsb *Petugas kesehatan akan mengunjungi rumah saudara untuk dilakukan pemantauan/ pemeriksaan kesehatan. Warga sekitar harap tetap tenang dan membantu memberikan informasi kepada bidan desa setempat dan pemerintah desa, bila ada tetangga yg berasal dr luar daerah. Kepada para pemudik agar melaksanakan karantina mandiri di rumah masing2 selama 14 hari* sejak kedatangan. Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Demak.http://corona.demakkab.go.id/ untuk mengetahui data link tersebut. Silahkan Hubungi Rumah Sakit terdekat bila terjadi gelaja-gejala tersebut.

HIMBAUAN PENTING_COVID 19 KAB. DEMAK 2020

Kementerian Agama menerbitkan surat edaran untuk mengizinkan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Raudlatul Athfal (RA) untuk upaya mencegah penyebaran virus Korona (Covid-19). Hal ini ditegaskan oleh Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar. sesuai surat edaran yang di terbitkan untuk Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia. Edaran itu mengatur tentang Penggunaan Dana BOP RA dan BOS Madrasah dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19 di lingkungan RA dan Madrasah. Bantuan Operasional Sekolah pada Madrasah Tahun anggaran 2020, sepanjang masa darurat pencegahan penyebaran virus covid-19 dapat digunakan untuk : 1. Pembelian atau sewa sarana / perlengkapan / peralatan, atau pelaksanaan kegiatan yang diperlukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 antara lain. Sabun cuci tangan,antispetic, masker, dan sarana lainnya yang dapat menunjang pencegahan Covid-19. Pengadaan bahan kimia lainnya yang berfungsi untuk pencegahan Covid-19. Biaya transportasi dan honor bagi petugas kesehatan/petugas lain yang kompeten dalam rangka melakukan kegiatan pencegahan Covid-19,". membiayai sewa peralatan untuk kegiatan yang mendukung pencegahan covid-19, Membiayai sewa peralatan untuk kegiatan yang mendukung pencegahan covid-19, Membiayai kegiatan lain yang dapat menunjang upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan RA dan madrasah. 2. Pembelian atau sewa sarana/perlengkapan/peralatan yang diperlukan untuk mendukung proses belajar-mengajar baik di madrasah maupun di rumah. Hal itu antara lain berupa: Penambahan alokasi kuota internet bagi RA dan madrasah yang memakai fixed-modem atau paket internet lainnya yang dapat menunjang pembelajaran jarak jauh. Pembelian/sewa Mobile Modem (termasuk kuota internet) berupa USB Modem atau paket data yang diperuntukan bagi guru dengan dengan jumlah modem dan paket data internet sesuai dengan kebutuhan. Pembelian/sewa Mobile Modem (termasuk paket data internet) berupa USB Modem bagi siswa tidak mampu sesuai dengan kebutuhan. Pembelian laptop atau Personal Computer (PC) sebatas untuk keperluan server e-learning yang diimplementasikan oleh madrasah. 3. Dana BOS Madrasah dan BOP RA juga bisa digunakan membiayai pelaksanaan kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat menunjang upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan RA dan Madrasah. Download Disini https://drive.google.com/file/d/1FS_w0DUfJ-nvJ_82IJR5-SdU03Ir1oXb/view.Surat Edaran Penggunaan Dana BOS dan BOP untuk Pencegahan Covid-19 semoga menjadi bantuan untuk Madrasah dalam mengembangkan pembelajaran berbasis online selama wabah Covid-19 belum meredah.

Surat Edaran Penggunaan Dana BOS dan BOP untuk Pencegahan Covid-19

Hakam, [25.03.20 17:54] Siaran Pers
Kementerian Agama *Kemenag: UN dan UAMBN Madrasah Ditiadakan, Belajar di Rumah sesuai Kebijakan Pemda* Kementerian Agama memastikan Ujian Nasional (UN) bagi Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) ditiadakan. Hal ini menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo dan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). "UN jenjang MTs dan MA tahun pelajaran 2019/2020 dibatalkan. Untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, tidak lagi gunakan nilai UN sebagaimana tahun sebelumnya," terang Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar di Jakarta, Rabu (25/03). Kebijakan yang sama berlaku juga bagi pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) MA dan MTs. Menurut Umar, UAMBN ditiadakan bagi madrasah yang belum menyelenggarakannya. Adapun bagi madrasah yang telah melaksanakan, maka pesertanya akan mendapatkan Sertifikat Hasil UAMBN (SHUAMBN). SHUAMBN dapat dicetak langsung oleh madrasah melalui aplikasi UAMBN-BK. Panitia UAMBN Kanwil Kemenag Provinsi dapat mengunduh hasil UAMBN-BK jenjang MA dan MTs pada laman uambnbk.kemenag.go.id mulai 26 Maret 2020. Selanjutnya hasil UAMBN-BK didistribusikan kepada MA dan MTs di wilayahnya dalam bentuk soft file. "Nilai UAMBN yang sudah dihasilkan hanya diperlukan untuk pemetaan kompetensi siswa madrasah dan tidak digunakan sebagai prasyarat kelulusan dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya," jelas Umar. *Aturan Kelulusan* Jika tidak ada ujian, bagaimana menentukan kelulusan? Umar menjelaskan bahwa ujian madrasah untuk kelulusan berpedoman pada SK Dirjen Nomor 247 Tahun 2020 tentang POS Ujian Madrasah. Dalam konteks saat ini, ujian madrasah untuk kelulusan dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali bagi yang telah melaksanakannya beberapa waktu lalu. Sebagai ganti, kata Umar, ujian madrasah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio dari nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya. Ujian juga bisa dalam bentuk penugasan, tes daring (bila memungkinkan), atau bentuk asesmen lainnya yang memungkinkan ditempuh secara jarak jauh atau daring. "Ujian madrasah dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu dipaksakan mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh," terang Umar. "Madrasah yang telah melaksanakan ujian, dapat menggunakan nilainya untuk menentukan kelulusan siswa," sambungnya. Bagaimana dangan madrasah tidak memungkinkan melaksanakan ujian secara daring? Umar menjelaskan beberapa ketentuan berikut: Pertama, kelulusan Madrasah Ibtidaiyah (MI) ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir (kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester gasal). Nilai semester genap kelas 6, bila ada, dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan; Kedua, kelulusan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12, bila ada, dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan; Ketiga, rumus perhitungan nilai kelulusan siswa pada semua tingkatan (MI,MTs, dan MA) dapat ditentukan oleh madrasah. Penetapan waktu kelulusan siswa madrasah dapat ditentukan oleh madrasah dengan menyesuaikan ketetapan waktu di lingkungan pendidikan suatu daerah yg dikoordinir oleh Dinas Pendidikan bersama Kanwil Kemenag atau Kantor Kemenag Kabupaten/ Kota. "Ketentuan yang sama juga berlaku untuk pelaksanaan ujian akhir semester atau kenaikan kelas," tegas Umar. *Belajar dari Rumah* Kementerian Agama juga mengatur proses belajar dari rumah. Menurut Umar, jangka waktu belajar dari rumah untuk madrasah disesuaikan dengan ketentuan Pemerintah Daerah/ Gubernur setempat, termasuk perubahan perpanjangan masa belajar dari rumah yang menyesuaikan pada kondisi masing-masing daerah. Namun, Umar mengingatkan para guru bahwa belajar dari rumah secara daring bertujuan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan. Karenanya, belajar dari rumah lebih menitikberatkan pada pendidikan kecakapan hidup, misalnya pemahaman mengatasi pandemi Covid-19, penguatan nilai karakter atau akhlak, serta keterampilan beribadah siswa di tengah keluarga. Aktivitas dan tugas pembelajaran pada masa belajar dari rumah, kata Umar, dapat bervariasi antarsiswa, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses/ketersedeiaan fasilitas belajar di rumah. "Pemberian tugas pembelajaran wajib mempertimbangkan konsep belajar dari rumah, yaitu sebagai usaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tuturnya. "Oleh karena itu, beban tugas yang diberikan agar dipastikan dapat diselesaikan oleh siswa tanpa keluar rumah dan tetap terjaga kesehatan, serta cukupnya waktu istirahat untuk menunjang daya imunitas siswa," sambungnya. "Bukti atau produk aktivitas belajar dari rumah, lalu diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru, tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif," katanya lagi. Umar menambahkan, pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran terkait hal ini yang ditujukan kepada Kakanwil Kemenag Provinsi untuk dilanjutkan ke Kankemenag Kab/Kota dan madrasah. Edaran juga mengatur tentang mekanisme penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020/2021. Madrasah harus mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk mencegah berkumpulnya siswa dan orangtua secara fisik di madrasah. PPDB dianjurkan untuk dilaksanakan secara online dan/atau bentuk lain dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Mekanisme penetapan hasil PPDB dilakukan oleh madrasah. "Penggunaan Dana BOS Madrasah atau Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) RA sedapat mungkin untuk keperluan pencegahan pandemi Covid19 termasuk untuk penyelenggaraan pembelajaran daring/jarak jauh agar ditempuh sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tandasnya. Humas

SIARAN PERS KEMENAG RI TENTANG COVID (19 ) DI INDONESIA

*Wuhan bebas dari Covid-19* Perayaan dibukanya lockdown di kota wuhan oleh presiden china, setelah 2 bulan lockdown, Kota Wuhan merupakan epicentrum virus Corona yang diduga berasal dari hewan liar yang dijual di pasar. Virus Corona mulai mewabah di Wuhan sejak Desember 2019 dan telah menyebabkan kota ini harus lockdown sejak 23 Januari. Sejak dilakukan penutupan, angka penularan Corona perlahan menurun. Dalam waktu lima hari terakhir, tidak ditemukan kasus baru. Kebijakan untuk melonggarkan aturan pembatasan ini dilakukan sesuai arahan dari Presiden China, Xi Jinping yang datang ke Wuhan pada awal bulan Maret. Kunjungan itu merupakan yang pertama kali ia lakukan usai ditemukan kasus Corona di sana. Terlihat suka cita rakyat wuhan akan iring-iringan bus yg berisi perawat dan dokter yg mulai desember sampai senin 23 maret 2020 menjadi garda terdepan melawan virus corona atau yang dikenal dengan Covid-19. Pemerintah melarang total rakyatnya berkeliaran dan me-lockdown kota wuhan sehingga sama sekali tidak ada satupun warga yg berkeliaran, kota wuhan seperti kota mati karena seluruh warganya terinfeksi virus corona. Baik pemerintah, rakyat dan aparat berjibaku, bekerjasama melawan corona, dokter dan perawat sangatlah penting bagi kota tersebut karena mereka seperti dewa penolong. Terlihat sekali suka cita warga wuhan ketika mengantarkan pahlawan mereka _red:perawat dan dokter_ pergi dari kota wuhan karena wuhan sudah di buka aksesnya dari lockdown total. Sekarang warga bisa bernapas lega, Kasus Covid-19 yg menjadi wabah di cina dan dunia menjadi sebuah petaka sekaligus menjadi pemersatu setiap warga wuhan dan pemerintah sangat agresif menangani kondisi di wuhan. Terbukti kota wuhan yang merupakan pusat virus corona sekarang bisa survive, banyak yang gugur di medan pertempuran melawan corona. Dokter berjatuhan, perawat banyak yang tumbang karena mereka ikut terinfeksi corona. Para pahlawan tersebut tidak memperdulikan egonya mereka lebih memilih menyelamatkan warga. Terbayar sudah dengan sama sekali tidak ada lagi yang terinfeksi di wuhan. Pemerintah berhasil warga bersuka cita dan semua pahlawan kita dokter dan perawat menangis bahagia, sudah lama mereka tidak bertemu keluarganya. Sungguh peristiwa yang akan menjadi legenda untuk wuhan. Dunia akhirnya tercengang karena wuhan adalah pusat wabah Covid-19 namun menjadi wilayah yang sama sekali tidak ada infeksi. Apresiasi berdatangan dari seluruh dunia, ucapan selamat kepada pemerintah cina dan warganya mengalir dari seluruh penjuru dunia, padahal dulu cina di tekan habis-habisan dan di tuduh membuat senjata biologi namun semua terbantahkan setelah ada penelitian dari WHO jika tidak ada senjata biologi namun murni virus. Banyak negara yang akhirnya meminta bantuan dari cina karena dunia merasa ada harapan bisa terlepas dari wabah Covid-19. _Berita terakhir dari cina,_ cina telah membantu beberapa negara termasuk iran yang 1/3 rakyatnya telah terinfeksi, Cina mendatangkan 1 juta alat kesehatan dan juga 3 jt masker ke sana. Cina juga mengirimkan bantuan berupa dokter-dokter yang bepengalaman menangani virus corona Covid-19. Bahkan ratu inggris meminta bantuan ke Cina termasuk amerika. Dulu cina di hujat di pojokkan karena menjadi sumber wabah dan menjadi biang keladi menyebar nya virus Covid-19. Namun sekarang cina membuktikan bisa menyelesaikan dengan baik dan menyelamatkan warga wuhan serta kota-kota lain di cina dari wabah Covid-19. Semoga kita bisa belajar dari cina dan wuhan, masyarakat, aparat, dokter perawat dan semua berjibaku, *mereka sangat taat aturan karena itulah mereka berhasil* . _cnn)_ sumber dr

COVID (19) Update 27 Maret 2020